Selasa, 18 Oktober 2011

MEDIA BIMBINGAN KONSELING


v     Pengetrian Media Bimbingan dan Konseling
Menurut pendapat saya, Media Bimbingan dan Konseling adalah : segala jenis (benda, alat) perantara, wahana yang dapat menyampaikan dan menyalurkan informasi kepada orang (klien) yang membutuhkan informasi dari konselor berupa bantuan memandirikan klien menolong pribadi dan orang lain sebagai konsultasi terhadap masalah yang dialami klien melalui bahan informasi, berupa kognitif ( pengetahuan dari masmedia), media cetak, elektronik dan lain-lain.
Dalam media bimbingan dan konseling sangat berperan dan efektif apabila adanya interaksi komunikasi baik verbal berupa lisan, tulisan dan nonverbal berupa bahasa isyara dan tubuh.
Seperti yang saya utarakan dalam pengertian media bimbingan dan konseling akan saya ambilkan contoh dari media elektronik seperti menggunakan alat pembantu dalam proses konseling yaitu dengan layanan penggunaan media teknologi komputer dalam layanan bimbingan dan konseling.
Salah satu layanan bimbingan dan konselingdengan mengggunakan teknologi komputer yang pernah saya ketahui khususnya internet atau E-counseling. Ya, dalam hal ini penggunaan media internet/komputer ini ternyata sangat bermanfaat juga.
Konseling melalui e-mail disebut juga dengan email therapy, online therapy, cyber counseling atau e-counseling. Email counseling merupakan proses terapeutik yang di dalamnya termasuk menulis selain pertemuan langsung dengan konselor. Selain e-couseling ada juga chat-couseling dan masih banyak lagi fitu-fitur media dalam internet untuk layanan bimbingan dan konseling.
Namun perlu diingat dalam proses melalui media (perantara) konseling yaitu teknologi komputer (internet) harus tetap manggunakan asas-asas terutama asas keterbukaan. Dimana asas keterbukaan ini sangat penting demi berjalannya proses konseling yang efektif dan berhasil. Maksudnya bahwa konselor secara terbuka menerima kondisi klien apa adanya dengan prinsip KTPS (Klien Tidak Pernah Salah), sedangkan keterbukaan pada pihak klien adalah bahwa klen tidak boleh menutup-nutupi atau menyembunyikan data, fakta, dan informasi terkait dengan permasalahan dialaminya. Sudah jelas disitu penggunaan media teknologi juga tidak lepas dari asas-asas bimbingan dan konseling.
Email atau chatting cara baru untuk berkomunikasi secara cepat dan efektif melalui internet. Hal ini bermaksud untuk menggantikan konseling tatap muka, tetapi dapat menjadi salah satu caradengan media dalam membantu klien memecahkan masalah nya pada jarak jauh tanpa bertemu langsung dengan konselor. Media email counseling merupakan satu kesempatan untuk berkomunikasi antara konselor dengan klien untuk membantu masalah-masalah yang berkaitan dengan perkembangan kepribadian dan kehidupan klien melalui surat atau tulisan melalui internet.
Kekuatan e-counseling terletak pada menulis, respon dan bantuan yang diberikan kepada konselor bergantung kepada informasi yang diberikan. Klien tidak perlu mengirimkan seluruh kisah hidupnya, cukup dengan memilih informasi yang dirasakan pada satu situasi yang merupakan masalah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Masukan anda dan kritik anda sangat berarti demi kemajuan saya terimakasih atas saran-saran dari anda semua semoga bermanfaat bagi saya dan kita semua.... Amiin