Senin, 10 November 2014

Contoh Tabel Program Bimbingan dan Konseling Tahun 2013
(Tahunan, Semester, Bulanan, Mingguandan Harian)


Program Tahunan
Program BK memuat materi, bidang, kegiatan layanan/ pendukung, sarana dan biaya, serta jadwal kegiatan.(Sumber : Rubrik Penilaian Kinerja Guru). Program  Tahunan yaitu  program  pelayanan  bimbingan dan konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu tahunajaran untuk masing-masing kelas rombongan belajar padasatuan pendidikan. (Sumber : Permendikbud No 81A Tahun 2013)

Program Tahunan
Pelayanan Bimbingan dan Konseling

Sekolah SMA Negeri 1 Sukses Konselor Eko Susanto, M.Pd.,Kons.
Tahun Ajaran 2013-2014 Kelas X - 1


No Komponen Program Deskripsi Keterangan
1 Strategi/ Kegiatan Pelayanan Layanan Orientasi, LayananInformasi, Tampilankepustakaan, Bimbingankalsikal, Bimbingankelompok, Kolaborasikonselor-guru, Kolaborasi dgnorangtua. Semua strategi/kegiatan pelayanan seberikan sesuai kebutuhan, dengan demikian memungkinkan ada strategi/kegiatan pelayanan yang tidak dilakukan karena alasan tertentu.
Layanankonsultasi, Konseling individual, Konselingkelompok, Konselingkrisis, Referal/ Rujukan/Alihtangan, Bimbingantemansebaya, Advokasi, Konferensikasus, Kunjunganrumah
Penilaianindividu/kelompok, Bantuan individual/ kelompok, LayananPenempatan dan Penyaluran, Layananpenguasaankonten, Aplikasiinstrumentasi, Himpunan data
Pengembanganprofesi, Konsultasi ahli, Kolaborasi dg pimpinan/staf, Sistemmanajemen, MOU/Kesepakatan
Layananmediasi, Evaluasi, akuntabilitasdll
2 Bidang Pelayanan Pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi bidang pribadi, sosial, akademik dan karir Pelayanan dapat diberikan secara individual, kelompok, klasikal, lapangan, kolaboratif, dan jarak jauh
3 Materi Pelayanan
(Materi Pelayanan dapat diganti sesuai dengan hasil need asessment) Materi meliputi bidang Pribadi, Sosial, Akademik dan Karir yang berorientasi pada perkembangan peserta didik.

A. Upaya untuk membantu konseli agar  (1) memiliki kesadaran (pemahaman) tentang diri dan lingkungannya (pendidikan, pekerjaan, sosial budaya dan agama), (2) mampu mengembangkan keterampilan untuk mengidentifikasi tanggung jawab atau seperangkat tingkah laku yang layak bagi penyesuaian diri dengan lingkungannya, (3) mampu menangani atau memenuhi kebutuhan dan masalahnya, dan (4) mampu mengembangkan dirinya dalam rangka mencapai tujuan hidupnya.
Materi pelayanan dirumuskan dan dikemas atas dasar  standar kompetensi kemandirian antara lain mencakup pengembangan:(1)  self-esteem, (2) motivasi berprestasi, (3) keterampilan pengambilan keputusan, (4) keterampilan pemecahan masalah,   (5) keterampilan hubungan antar pribadi atau berkomunikasi, (6) penyadaran keragaman budaya,  dan (7) perilaku bertanggung jawab. Hal-hal yang terkait dengan perkembangan karir (terutama di tingkat SLTP/SLTA) mencakup pengembangan: (1) fungsi agama bagi kehidupan,  (2) pemantapan pilihan program studi, (3) keterampilan kerja profesional, (4) kesiapan pribadi (fisik-psikis, jasmaniahrohaniah) dalam menghadapi pekerjaan, (5) perkembangan dunia kerja, (6) iklim kehidupan dunia kerja, (7) cara melamar pekerjaan, (8) kasus-kasus kriminalitas, (9) bahayanya perkelahian masal (tawuran), dan (10) dampak pergaulan bebas.
B. Upaya untuk mengintervensi masalah-masalah konseli yang muncul segera dan dirasakan saat itu, berkenaan dengan masalah sosial-pribadi, karir, dan atau masalah pengembangan pendidikan/akademik.
Misalnya kebutuhan untuk memperoleh informasi tentang pilihan karir dan program studi, sumber-sumber belajar, bahaya obat terlarang, minuman keras, narkotika, pergaulan bebas. Masalah lain (gejala perilaku bermasalah) yang mungkin dialami konseli diantaranya:  (1) merasa cemas tentang masa depan, (2) merasa rendah diri, (3) berperilaku impulsif (kekanak-kanakan atau melakukan sesuatu tanpa mempertimbangkannya secara matang), (4) membolos dari Sekolah/Madrasah, (5) malas belajar, (6) kurang memiliki kebiasaan belajar yang positif, (7) kurang bisa bergaul, (8) prestasi belajar rendah, (9) malas beribadah, (10) masalah pergaulan bebas (free sex), (11) masalah tawuran, (12) manajemen stress, dan (13) masalah dalam keluarga.
C. Upaya untuk membantu konseli agar (1) memiliki pemahaman tentang diri dan lingkungannya, (2) mampu merumuskan tujuan, perencanaan, atau pengelolaan terhadap perkembang-an dirinya, baik menyangkut aspek pribadi, sosial, belajar, maupun karir, dan (3) dapat melakukan kegiatan berdasarkan pemahaman, tujuan, dan rencana yang telah dirumuskannya.
Antara lain mencakup pengembangan aspek (1) akademik meliputi memanfaatkan keterampilan belajar, melakukan pemilihan pendidikan lanjutan atau pilihan jurusan,  memilih kursus atau pelajar-an tambahan yang tepat, dan  memahami nilai belajar sepanjang hayat; (2) karir meliputi  mengeksplorasi peluang-peluang karir, mengeksplorasi latihan-latihan pekerjaan, memahami kebutuhan untuk kebiasaan bekerja yang positif; dan     (3) sosial-pribadi meliputi  pengembangan konsep diri yang positif, dan pengembangan keterampilan sosial yang efektif.
4 Pelayanan dan kegiatan manajemen
(dapat disesuaikan) Pelayanan dan kegiatan manajemen, tata kerja, infra struktur (misalnya Teknologi Informasi dan Komunikasi), dan pengembangan kemampuan profesional konselor secara berkelanjutan, yang secara tidak langsung memberikan bantuan kepada konseli atau memfasilitasi kelancaran perkembangan konseli. Meliputi aspek-aspek:
a. Kolaborasi dan Pengembangan Jejaring (networking)
Pengembangan jejaring menyangkut kegiatan konselor yang meliputi (1) konsultasi dengan guru-guru, (2) menyelenggarakan program kerjasama dengan orang tua atau masyarakat, (3) berpartisipasi dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan Sekolah/Madrasah, (4) bekerjasama dengan personel Sekolah/Madrasah lainnya dalam rangka menciptakan lingkungan Sekolah/Madrasah yang kondusif bagi perkembangan konseli, (5) melakukan penelitian tentang masalah-masalah yang berkaitan erat dengan bimbingan dan konseling, dan (6) melakukan kerjasama atau kolaborasi dengan ahli lain yang terkait dengan pelayanan bimbingan dan konseling.
b. PengembanganProfesi; Konselor secara terus menerus berusaha untuk "mengupdate" pengetahuan dan keterampilannya melalui (1) in-service training, (2) aktif dalam organisasi profesi, (3) aktif dalam kegiatan-kegiatan ilmiah, seperti seminar dan workshop (lokakarya), atau (4) melanjutkan studi ke program yang lebih tinggi (Pascasarjana).
c. ManajemenProgram; Program pelayanan bimbingan dan konseling tidak mungkinkan tercipta, terselenggara, dan tercapai bila tidak memiliki suatu sistem manajemen yang bermutu, dalam arti dilakukan secara jelas, sistematis, dan terarah. Oleh karena itu bimbingan dan konseling harus ditempatkan sebagai bagian terpadu dari seluruh program Sekolah/Madrasah dengan dukungan wajar baik dalam aspek ketersediaan sumber daya manusia (konselor), sarana, dan pembiayaan.
5 Sarana
(dapat disesuaikan dengan keadaan sekolah masing-masing) Sarana pelayanan menyesuaikan dengan bantuan yang diberikan.
Beberapa diantaranya dapat disebutkan sebagai berikut:
Ruangan BK, Ruangan untuk kegiatan kelompok dan klasikal, ruangan Konseling Individu, alat bantu presentasi (Laptop,LCD Proyektor,dll), bahan atau modul layanan (keperluan administrasi, instrumentasi, buku pribadi siswa, Komputer, Printer, kertas, dll),
6 Biaya

(dapat disesuaikan dengan keadaan sekolah masing-masing dan rasional) Biaya yang dibutuhkan dan diusulkan tahun 2013 sebesar:
Rp 10.000.000,- terbilang (Sepuluh Juta Rupiah) A. Penggunaan biaya Semester Ganjil (Rp 6.000.000,-) dengan prioritas program pelayanan :
- Kegiatan Asesmen (Pengadaan Tes/Penyebaran Angket)
- Pengelolaan dan analisis tes/angket peminatan
- Perencanaan program
- Pengadaan bahan layanan
- Penggandaan program
- Evaluasi dan Penyusunan Laporan
- Pengembangan Profesi
- Operasional Harian
B. Penggunaan biaya Semester Genap (Rp 4.000.000,-)
- Operasional Harian
- Pengembangan Profesi (MGBK, seminar, workshop dll)
- Pemantapan Peminatan
- Penyusunan Laporan
7 Jadwal Pelaksanaan Jadwal pelaksanaan tersusun secara rinci pada Program Bulanan. Jadwal disesuaikan dengan materi, minggu efektif dan kalender pendidikan.

By Konselor Eko Susanto,M.Pd, Kons


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Masukan anda dan kritik anda sangat berarti demi kemajuan saya terimakasih atas saran-saran dari anda semua semoga bermanfaat bagi saya dan kita semua.... Amiin