Selasa, 01 Januari 2013

LAPORAN KONS INDIVIDU


From :05/P.BK/12
 
RAHASIA
 
                                                                                                                                               
Logo UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
                                                                                                                             
LAPORAN KONSELING                                                                            

 

No.Kode          : 1/Kln.P                      Pertemuan ke    :1
 
Tanggal           : 19 Mar 2012             Jenis Konseling :          Perorangan        Kelompok*)

1. Identitas Pribadi
    1.1. Nama                           : ES (nama kode)
    1.2. Jenis Kelamin               : Perempuan
    1.3. Umur/Tgl. Lahir           : 19 Tahun
    1.4. Pendidikan/Pekerjaan  : Mahasiswi Semester IV
    1.5. Status Perkawinan       : Belum Menikah
    1.6. Agama                          : Islam
2. Masalah Klien
    a. Klasifikasi
JDK


DPI

HSO


EDK


KDP


HKP

    
      2.1.1. Umum:                                                                                                                                                                                                                         
ANM


HMM


HMP


KHK


WSG


PDP


     
      2.1.2. Belajar:
P


T

S


D

L
   
    b. Spesifikasi  :
-          Merasa dirinya rendah diri dan tidak percaya diri dalam belajar
-          Sulit mengungkapkan dan takut berbicara dalam diskusi di kampus.
3. Gejala
   MASIDU (Lima Kondisi Individu)
            3.1.1. Rasa Aman        : Terganggu :sedih dan takut,malu, bimbang/bingung

            3.1.2. Kompetensi       : Belum berkembang : terbatasnya pengetahuan dan
                                                 pemahaman diri klien dalam belajar di kampus, tidak pun-
                                                nya cukup keberanian untuk berpendapat, tidak tahu apa
                                                yang harus diperbuat.


            3.1.3. Aspirasi             : Menginginkan kembali ke masa SMA (mendapat prestasi,
                                                tidak ada persentasi kelompok/individu, dan mendapat bea-
                                                siswa).

            3.1.4. Semangat          : Klien bersunguh-sunguh untuk berani dan mencoba untuk
                                                bisa berpendapat dan tidak malu, setidaknya sudah ada
                                                usaha yang dilakukan walau tidak seperti di SMA.

            3.1.5. Kesempaan       : Jika ada di kampus, klien akan mencoba untuk berbicara
                                                dihadapan orang banyak dan menyampaikan pendapatnya
                                                walaupun takut dan terpaksa, untuk memberanikan diri
                                                praktik demi matakuliah praktik yang akan dilalui di
                                                semester selanjutnya.


LIKULADU (Lima Kekuatan Di Luar Diri Individu)
           
            3.2.1. Gizi                                : Cukup.

            3.2.2. Pendidikan                    : Cukup memadai.

            3.2.3. Perlakuan & Sikap        : Peduli dan  akrab dengan teman
                     orang lain

            3.2.4. Budaya                          :Kebiasaan lebih banyak diam kalau di kampus,
                                                            tetapi kalau di rumah suka berbicara dan bercanda
                                                            maupun sharing.

            3.2.5. Kondisi insidental          :Mata berkaca-kaca

TLSS (Tingkah Laku Salah Suai)    : Diam dan menunda-nuda mengerjakan tugas















MASIDU
PEMBINAAN
TEKNIK



Rasa Aman




·      Menumbuhkan sikap berani berbicara dan rasa percayab diri kepada klien dan minimkan rasa rendah dirinya.
·      Belajar untuk tidak malu berbicara.
·      Berusaha membuka diri untuk selalu bertanya kepada teman yang lebih bisa.
·    Memberikan gambaran dan stimulan mengajak klien berfikir apa dampak positif dari percaya diri dan apa dampak negatif jika tidak percaya diri.
·    Memberikan reinforcement.
·    Mengonfrontasikan dan pemfrustasian.
·    Pemberian contoh-contoh orang yang percaya diri untuk dijadikan sebagai model of picture insight.
·    3M.



Kompetensi



·      Informasi tentang sikap percaya diri
·      Informasi tentang kemampuan diri dan cara meyakinkan diri.
·      Memberi tips-tips dan wawasan baru dalam hal penyesuaian diri di kampus dan cara menumbuhkan sikap percaya diri dan meminimkan rasa rendah diri.
·    Pemberian informasi bahwa setiap individu itu memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing, dan percaya diri itu bisa dilatih.
·    Pemberian penguatan, motive dorongan. contoh pripadi dan para tokoh.



Aspirasi
·      Mendorong klien agar selalu positve thinking dan segera untuk bisa melakukan dengan tindakan.
·    Pemberian penguatan



Semangat

·      Memotivasi klien untuk lebih berani berbicara dan bertindak secara baik untuk menghadapi teman-teman di muka umum atau di kalangan kelas (kampus).
·    Pemberikan dormin, penguatan, pemberian gambaran positive dan negativenya apabiala terus membiarkan sikap percaya diri dan rendah diri tersebut.
·    Gusrat.




Kesempatan
·      Memberikan waktu kepada klien untuk berkomitmen dan untuk menemukan alternatif-alternatif diri yang ditimbulkan diri klien.
·    Memberikan kesempatan.
·    Reinforcement.
·    Peneguhan hasrat.
·    Refleksi isi dan perasaan.
·     

Tidak Langsung : LIKULADU
LIKULADU
PEMBINAAN
TEKNIK

Gizi


Gizi cukup seimbang, makan sedikit kalau di rumah sehari 2x karena malas makan sudah kenyang. Fisik langsing dan nampak lesu.
·    Mengarahkan klien agar makan secara teratur meski terasa kenyang, maksimal makan 3x dalam sehari.
·    Menekankan bahwa makan adalah kebutuhan ntuk tetap hidup dan menjaga kesehatan.

·    Pemberian informasi pentingnya menjaga kesehatan dan makan secara teratur,
·    Memberikan conpri kalau tidak makan atau telat makan akibatnya sakit.

Pendidikan


·    Pengarahan dan megajak klien untuk berfikir positif thinking dan selalu optimis.
·    Informasi, memberikan contoh-contoh, reinforcement.


PSO

·    Meneguhkan supaya semakin bisa bersabar untuk mengembangkan rasa percaya diri pada diri sendiri,.
·    Informasi, Conpri.


Budaya

Kebiasaan lebih banyak diam kalau di kampus,tetapi kalau di rumah suka berbicara dan bercanda maupun sharing.
·    Menumbuhkan budaya berpikir positif dan sikap yang sama baik di rumah, kampus maupun lingkungan masyarakat.
·    Pendekatan umum dan khusus.
·    konfrontasi.

Koin


·    Menjaga sikap yang wajar terhadap teman-teman di kampus dan selalu ada kemauan untuk bertindak.
·    Sudim.
·    Memberikan contoh-contoh,gusrat dan berfikir BMB3 dan kontak psikologis.














5. Penilaian/Prospek  :
   Penilaian : P3K

            P1 : Understanding (Pemahaman baru)
                    Klien berani mencoba untuk untuk bicara di depan kelas dan mengatakan
                   “saya pasti bisa” orang lain bisa percaya diri dan optimis kenapa tidak, dan
                    berkonsultasi dengan saya lagi apabila masih belum bisa percaya diri dan
                    berani praktik berbicara di muka orang banyak khususnya di ruang kelas
                    kampus.

            P2 : Refleksi bagaimana perasaan klien setelah proses konseling.
                    Klien merasa lega dan sudah mulai menunjukan kemauan untuk berubah
                    dan bersemangat untuk merubah diri ke arah yang lebih baik.

            P3 : Action (Tindakan)
                   kegiatan yang akan dilakukan klien untuk tindak lanjut mengatasi masalah
                   yang dialami oleh klien.
                  Klien akan berusaha memberanikan diri untuk berbicara di depan orang 
                  banyak khususnya di kampus dan akan selalu mencoba untuk berbuat dan
                  bersikap positif thinking tanpa harus mengingat masa lalu yang tidak baik,
                  masa lalu hanya untuk pengalaman dan batu loncatan untuk di masa depan.




Prospek :
            Klien Optimis dan meyakinkan dirinya bahwa dirinya pasti bisa jika hal itu terulang dikemudian demi masa depanya.


                                                                                    Pemberi Layanan/Mahasiswa BK
                                                                                    UM Metro



                                                                                    Hadi Pranoto
                                                                                   NPM.09130491








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Masukan anda dan kritik anda sangat berarti demi kemajuan saya terimakasih atas saran-saran dari anda semua semoga bermanfaat bagi saya dan kita semua.... Amiin