Jumat, 27 April 2012


SATUAN LAYANAN
BIMBINGAN DAN KONSELING

Sekolah                                            :
Kelas / Semester                              : X/ 2
Tahun                                               : 2011/2012


A.Topik permasalahan
Meningkatkan rasa percaya diri
B. Standar Kompetensi
Mengembangkan rasa percaya diri sendiri

C. Kompetensi Dasar
Memiliki sikap,kebiasaan dan keterampilan diri demi meningkatkan rasa percaya diri yang dimiliki
D. Tugas Perkembangan
Mengembangkan Penguasaan ilmu, teknologi dan seni sesuai dengan program kurikulum dan persiapan  karier atau melanjutkan pendidikan tinggi, serta berperan dalam kehidupan masyarakat yang luas
E. Bidang Bimbingan
Bimbingan pribadi, sosial
F. Jenis Layanan
Layanan Informasi
G. Fungsi Layanan
Pemahaman dan pencegahan
H. Tujuan
Mewujudkan diri sebagai pribadi yang memiliki rasa percaya pada diri dan dapat menghindari rasa rendah diri
I.Sasaran Layanan
Siswa kelas X
J. Uraian Kegiatan
  1. Strategi Penyajian










  1. Materi
Alternatif: 
a.   Klasikal, dengan ceramah, tanya jawab
b.   Bimbingan Pribadi, melalui konsultasi secara individual
d. Tugas
 1. Tugas Terstruktur ( TT )
       a.  Sumber belajar
            -  Bahan Ajar  :  Lembar kerja
        b.  Metode
            -  Diskusi, tanya jawab
2.  Tugas Mandiri Tidak Terstruktur ( TMTT )
Materi meliputi;
-          Pengertian percaya diri
-          Sifat positif dan negatif
-          Tanda orang yang memiliki sikap percaya diri

K. Tempat Penyelenggaraan
Ruang Kelas
L. Waktu
2 X 45 menit
M. Seting Pelayanan BK







a. Pendahuluan
 -    Melakukan apersepsi
  -   Memberikan pengertian umum meningkatkan percaya diri
b. Inti
-          Siswa siap menerima materi layanan
-          Mendengarkan dengan aktif
-          Aktive bertanya
-          Mengerjakan Tugas
-          Mengumpulkan tugas

c. Penutup
-         Memberikan kesimpulan
-         Pemberian tugas, doa penutup
N. Penyelenggara Layanan
Hadi Pranoto
O. Pihak-pihak yang disertakan

P. Alat dan Perlengkapan
Buku , Spidol, Whiteboard, LCD
Q. Rencana Penilaian
Layanan Segera              (LAYSEG)
Layanan Jangka Pendek (LAYJAPEN)
Layanan Jangka Panjang (LAYJAPAN)

R. Rencana Tindak Lanjut
-Layanan Bimbingan Pribadi
-Layanan Konseling Kelompok
S. Catatan Khusus
  



Mengetahui
Dosen Pembimbing Mikro





Drs.H.SUKIRMAN, M.Pd

Metro, ... 2012
Mahasiswa BK





HADI PRANOTO
NPM.09130491


























   
MENINGKATKAN
RASA PERCAYA DIRI (PE-DE)
(Self Confident)

           
            Pada dasarnya manusia adalah mahluk yang paling sempurna, dan manusia juga cenderung mempunyai keinginan yang luar biasa kuatnya agar segala sesuatu yang diinginkan dapat terpenuhi dan apabila keinginan tersebut tidak segera terpenuhi maka pikiran kekanak-kanakan akan timbul. Yang pada akhirnya ia akan selalu mengalami kesulitan dan selalu menyalahkan dirinya sendiri. Misalnya : Jika aku kaya pasti banyak teman memperhatikan, dan mendukung aku.
            Oleh karena itulah maka timbulah rasa tidak percaya diri, ia menjadi anak yang minder, pemalu dan pendiam, tidak mau bergaul dan lain sebagainya. Ia merasa bahwa dirinya paling rendah dan tidak berguna. Hal yang seperti itulah yang dinamakan dengan rasa tidak percaya diri.
            Ada beberapa macam cara untuk meningkatkan rasa percaya diri, diantaranya :
1.  Kita harus yakin dan percaya kalau kita lebih baik dari pada orang lain.
2. Kita harus bisa menerima diri kita sendiri baik dari segi fisik, ekonomi maupun pribadi kita.
3. Kita harus yakin dan percaya bahwa setiap orang pasti memiliki kekurangan   dan kelebihan masing-masing.

            Oleh karena itu kita harus meningkatkan rasa percaya diri dalam segala hal. Tetapi dengan predikat sebagai seorang siswa atau siswi maka penting sekali untuk meningkatkan rasa percaya diri terutama dalam hal belajar. Rasa percaya diri dalam belajar salah satu tanda keberhasilan atau kesuksesan. Misalkan siswa atau siswi harus berani mengungkapkan pendapatnya masing-masing tanpa adanya rasa takut/khawatir salah dalam menjawab,dan juga dalam menjawab soal evaluasi dalam belajar siswa-siswi harus percaya dengan dirinya sendiri atas jawabannya dan harus yakin bahwa jawaban dia sendiri yang benar supaya tidak mencontek temannya.
            Apabila rasa tidak percaya diri itu terus-menerus ada di dalam diri kita maka akan menghalangi kita menuju kesuksesan, selain itu rendah diri juga dapat dikatakan sebagai suatu penyakit. Penyakit rendah diri dinamakan Inferiority compleks.
            Orang yang menderita penyakit rendah diri (inferiority compleks) memiliki sikap:
1.      Negative terhadap diri sendiri (tidak menyukai dirinya sendiri)
2.      Orangnya pesimis (mudah putus asa)
3.      Minder atau iri dengan kemampuan orang lain dan menganggap dirinya selalu rendah dan tak berguna sama sekali.
4.      Selalu berangan-angan akan sosok yang menjadi sosok yang selalu dipuji oleh orang lain tanpa adanya usaha dari dalam diri individu.
5.      Merasa bahwa dirinya tidak memiliki kelebihan yang ada pada dirinya.
Untuk mengatasi rasa tidak percaya diri dan malu adalah kita harus belajar
               untuk bergaul dengan orang lain disekitar kita. Dengan bergaul maka kita dapat
menemukan kelemahan dan kelebihan yang kita miliki. Kemudian kita dapat berusaha mengatasi apa kelemahan kita dan meningkatkan apa yang menjadi kelebihan (kekuatan) kita agar menjadi lebih percaya diri.
         Dengan demikian kita mendapatkan gambaran dan mampu berhubungan (bergaul) dengan orang lain secara baik dan penuh rasa percaya diri dan penuh keyakinan dari diri sendiri.
Sumber : http//: www.percayadiri.com
             
Tugas......
Perhatikan diri anda sepenuhnya dan konsentrasi dengan penuh keyakinan, kemudian tuliskan sifat (pribadi) positif dan sifat negatif yang ada pada diri anda sebanyak mungkin.
Contoh :
            a. Sifat Positif :
-          tidak putus asa
-          tertib
-          mandiri
-          disiplin
-          dan lain-lain
b. Sifat Negative :
-          mudah bingung
-          suka menyendiri
-          pendiam
-          dan lainnya
           













ANGKET TERBUKA TERHADAP SIKAP POSITIF DAN NEGATIVE SISWA
Nama   :

Alamat          :
Kelas    :

Tempat Kost :

Jurusan :

Pelajaran        :

No
Sikap Negatif
No
Sikap Positif





















































































































CONTOH SATLAN


SATUAN LAYANAN
BIMBINGAN DAN KONSELING

Sekolah                                            :
Kelas / Semester                              : X/ 2
Tahun                                               : 2011/2012


A.Topik permasalahan
Motivasi  Berprestasi
B. Standar Kompetensi
Merencanakan dan mengembangkan motivasi diri

C. Kompetensi Dasar
Memiliki sikap,kebiasaan dan keterampilan belajar yang efektif dan efesien serta produktif, dengan sumber belajar yang lebih bervariasi dan kaya
D. Tugas Perkembangan
Mengembangkan Penguasaan ilmu, teknologi dan seni sesuai dengan program kurikulum dan persiapan  karier atau melanjutkan pendidikan tinggi, serta berperan dalam kehidupan masyarakat yang luas
E. Bidang Bimbingan
Bimbingan Karier, pribadi
F. Jenis Layanan
Layanan Penguasaan Konten
G. Fungsi Layanan
Pengembangan
H. Tujuan
-          Siswa dapat memahami filosofi motivasi
-          Siswa dapat mengenali ciri-ciri motivasi berprestasi yang tinggi
I.Sasaran Layanan
Siswa kelas X
J. Uraian Kegiatan
  1. Strategi Penyajian










  1. Materi
Alternatif: 
a.   Klasikal, dengan ceramah, tanya jawab
b.   Bimbingan Pribadi, melalui konsultasi secara individual
c.   Bimbingan kelompok, memecahkan masalah dengan diskusi
d. Tugas
 1. Tugas Terstruktur ( TT )
       a.  Sumber belajar
            -  Referensi     :   Modul  dan buku materi BK kelas X
            -  Bahan Ajar  :  Lembar kerja
        b.  Metode
            -  Diskusi, tanya jawab
2.  Tugas Mandiri Tidak Terstruktur ( TMTT )
Materi meliputi;
-          Pengertian Motivasi
-          Filosofi Motivasi              
-          Tanda orang yang memiliki motivasi kesuksesan tinggi

K. Tempat Penyelenggaraan
Ruang Kelas
L. Waktu
2 X 45 menit
M. Seting Pelayanan BK







a. Pendahuluan
- Melakukan apersepsi
  -   Memberikan pengertian umum motivasi dan filisofi Motivasi
b. Inti
-        Siswa diminta untuk menggambarkan dan membedakan antara motivasi instrinsik dan ekstrinsik serta mampu memberi contoh dalam kegiatan sehari-hari
-        Siswa diminta untuk menilai dirinya sendiri termasuk golongan manakah ia dalam kategori siswa Motivasi Berprestasi
c. Penutup
-         Memberikan kesimpulan
-         Pemberian tugas tidak terstruktur dengan menuliskan kisah kisah orang yang bermotivasi tinggi
N. Penyelenggara Layanan
Hadi Pranoto
O. Pihak-pihak yang disertakan

P. Alat dan Perlengkapan
Buku , Spidol, Whiteboard, LCD
Q. Rencana Penilaian
Laijapang
R. Rencana Tindak Lanjut
Konsultasi dan Diskusi kelompok
S. Catatan Khusus
  


Mengetahui
Dosen Pembimbing Mikro





Drs.H.SUKIRMAN, M.Pd

Metro, ... 2012
Mahasiswa BK





HADI PRANOTO
NPM.09130491


Motivasi  Berprestasi

1. Pengertian Motivasi
Motvasi adalah daya penggerak didalam diri seseorang untuk berbuat sesuatu.(Juhri. 2009)
Motivasi merupakan kondisis internal individu yang mendorongnya untuk berbuat sesuatu. Peran Motivasi adalah sebagai pemasok daya atau energi untuk bertingkah laku secara terarah  ( Gleitman 1986, Reber 1988 dalam Muhibinsyah,2000 )

2.  Filosofi Motivasi
a.   Pada hakekatnya motivasi diyakini sebagai hasil penguatan ( Reinforcement )
b.   dorongan seseorang untuk menunjukkan bahwa dirinya positif ( Seseorang yang baik ) adalah motivasi untuk mendapatkan standar kepuasan diri ( Cognitive dissonance )
  1. Teori Atribusi menemukan dua fenomena motivasi :
            Siswa yang meyakini bahwa sukses atau gagal itu disebabkan oleh faktor kemampuan dan usaha dalam diri  ( Internal )
           Siswa yang percaya bahwa berhasil atau gagal itu disebabakan oleh faktor luar diri ( eksternal ). Keyakinan inilah yang perlu diluruskan
  1. Teori Self-Worth
Seorang individu itu belajar dari persepsi masyarakat bahwa seseorang itu di nilai dihargai karena prestasinya. Kegagalan akan membuat perasaan diri yang tidak berharga
  1. Teori Ekspektasi
Motivasi seseorang tergantung pada peluang/ besarnya kemungkinan berhasil dan bagaimana makna suatu keberhasilan itu bagidirinya
f.    Teori Humanistik
Dorongan jiwa tergerak karena seseorang inginmemenuhi kebutuhan-kebutuhanya. Kebutuhan yang menggerakkan orang bertingkah laku adalah ;
1.                 Kebutuhan fisik ( Makan, Minum )
2.                 kebutuhan rasa aman
3.                 Kebutuhan untuk dikasihi
4.                 kebutuhan untuk memperoleh pengakuan
5.                 Kebutuhan ingin tahu
6.                 kebutuhan untuk mendapatkan keindahan
7.                 Kebutuhan ingin mewujudkan diri untuk menjadi apapun yang diinginkan
3.               Motivasi Instrinsik dan ekstrinsik
Secara umum motivasi dapat dibedakan dua jenis yaitu;
a.            Motivsi intrinsik yaitu doronganyang bersumber dari dalam diri  sesorang
b.           Motivasai Ekstrinsik adalah dorongan untuk berbuat sesuatu yang berasal dari luar diri
4.      Motivasi berprestasi
termasuk golongan manakah anda dari kategori ini
  1. orang Santai saja
  2. Orang yang selalu pro aktif

Pastikan Motivasi anda tinggi tanda-tandanya antara lain;
  1. Lebih suka atau puas terhadap prestasi hasil usaha sendiri
  2. sukses bukan karena nasib mujur
  3. kegagalan bukan berarti sial
  4. Suka tantangan
  5. Memilih pekerjaan  dengan seksama
  6. Selalu mengevaluasi dan mencari umpan balik

Sumber :
AM, Juhri.2009. Landasan Dan Wawasan Pendidikan Suatu Pendekatan Kompetensi Guru. Jakarta : LIMLIT UM Metro Press.



Text Box: Buatlah tanggapan atas wacana diatas manakah yang selalu anda lakukanTugas :